Tips & Tricks: Membuat Foto Levitasi

March 4, 2019

# Tips untuk model:
- Foto levitasi tanpa editing/Photoshop Trick, dilakukan oleh model yang berpose seolah-olah ia melayang tanpa beban.
- Ekspresi wajah sewajarnya sesuai kegiatan yang sedang dilakukan. Lebih bagus jika model tidak melihat ke kamera (kesan candid).
- Foto levitasi bisa diaplikasikan ke berbagai tema dengan mempergunakan aksesoris yang mendukung.
- Cari lokasi foto yang unik dan sesuai dengan tema yang ingin diaplikasikan.
- Jadikan foto levitasi yang ‘bercerita’ karena akan terlihat lebih menarik.
- Gunakan peniti, penjepit kertas, atau alat penjepit baju lain supaya baju tidak tampak menggembung atau tersingkap saat model berpose.
- Foto levitasi yang sempurna sebaiknya rambut tetap terlihat rapi. Namun, ini tergantung konsep. Jika konsepnya adalah model terbang cepat, logikanya tentu rambut model berkibar ke arah berlawanan dengan arah melayang.
- Stay safe! Jangan memaksakan diri melompat jika sudah capek & cari lokasi yang aman buat melompat.

# Tips untuk fotografer:
- Foto levitasi tanpa editing dapat dilakukan dengan kamera biasa (kamera ponsel, pocket cam) maupun dengan kamera professional (DSLR).
- Foto levitasi dengan kamera DSLR, bisa memanfaatkan Burst Mode (Continuous Shooting). Dengan sekali menekan jepret, bisa menghasilkan beberapa foto sekaligus. Tinggal dipilih mana yang paling pas mendapatkan pose levitasinya.
- Hafalkan Shutter Lag kameramu. Shutter Lag adalah lamanya jeda dari saat kamu memencet tombol rana (Shutter) sampai gambar terambil oleh kamera. Tiap kamera mempunyai Shutter Lag berbeda.
- Untuk foto levitasi outdoor, pastikan ada sinar matahari langsung agar bayangan terbentuk sehingga efek levitasi lebih terlihat.
- Gunakan shutter speed tinggi, di atas 1/500 lebih baik. Cahaya yang cukup sangat berperan untuk mendapatkan shutter speed tinggi. Fungsinya untuk membekukan gerakan (Freezing Motion).
- Untuk kamera saku (Pocket Cam) bisa memanfaatkan Sport Mode atau Action Mode untuk mendapatkan shutter speed tinggi.
- Untuk kamera ponsel, lakukan pemotretan levitasi di luar ruangan (outdoor) dengan cahaya matahari langsung agar mendapatkan high shutter speed.
- Gunakan low angle, yaitu sudut pengambilan gambar dengan posisi kamera yang lebih rendah dari model agar model terlihat tinggi melayang.
- Boleh menggunakan high angle asalkan ada bayangan dan model terlihat terpisah dengan bayangan saat melompat.

# Foto levitasi dengan editing (Photoshop Trick)
- Dilakukan dengan alat bantu berupa meja, kursi, sling dan lain-lain.
Model berpose melayang dengan alat bantu, kemudian alat bantu tersebut dihilangkan dengan software seperti Photoshop, Gimp dll.
- Photoshop Trick dipakai untuk pose levitasi yang mustahil dilakukan dengan melompat. Atau jika melompat terlalu berbahaya karena memakai kostum atau atribut yang rawan membuat model terjatuh seperti gaun panjang dan sepatu high heels.

Sumber: Photoncollective

Please reload

Featured Posts

Tutorial Videografi: Memilih Lensa yang Tepat Untuk Filmmaking

June 27, 2016

1/10
Please reload

Recent Posts

December 11, 2019

October 30, 2019

Please reload

Follow Us
  • Facebook Classic
  • Twitter Classic
  • Google Classic
©2013 by Zenon Rental
  • Black Instagram Icon
  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black YouTube Icon